Menyoal Asal-Usul Nama Ambulu yang Berasal dari Bahasa Madura
Nama Ambulu, sebuah wilayah di Jember selatan yang merupakan Nama Desa yang kemudian menjadi nama Kecamatan.
Nama Ambulu yang secara serampangan dimaknai oleh orang-orang berasal dari kata 'Ambu Gelluh'. Kata tersebut merupakan dua kata yang berasal dari Bahasa Madura. Artinya: 'Berhenti dulu' atau 'Berhenti sebentar'.
Seolah-olah, asal-usul itu bisa diterima mengingat di Jember, ada dua bahasa yang berkembang dalam masyarakatnya yang penggunanya saling berinteraksi. Yaitu bahasa Jawa dan Bahasa Madura.
Tapi, apakah benar Ambulu berasal dari bahasa Madura Ambu Gelluh (ambu gelu)? tentu ini sebatas otak-atik yang sebenarnya sama sekali tidak gatuk.
Berikut ini alasan mengapa Ambulu (saya yakini) bukan berasal dari kata Ambu Gelu.
Pertama: Ambulu seperti halnya kebanyakan wilayah selatna dihuni oleh banyak penutur jawa. Penggunaan bahasa madura sebagai asal-usul tentu dirasa tidak masuk akal.
Kedua: Ambulu termasuk desa 'kuno' yang setidaknya sudah tercatat dalam peta yang diterbitkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda di Tahun 1825. Artinya, wilayah yang disebut Ambulu (dalam peta ditulis: Boeloe, ejaan lama dibaca: Bulu), sudah ada jauh sebelum dipetakan.
Ketiga: Teori yang menyebutkan Ambulu berasal dari ucapan orang madura dari arah utara yang hendak ke pantai selatan, berhenti dulu sehingga disebut 'ambu gelu' tidak bisa diterima. Masih berdasarkan analisis peta tahun 1825, Jalan menuju ke arah ambulu bukan dari arah utara (Jenggawah), tapi jalan dari arah Balung-Woeloehan-Ambulu. Ketiganya berpenutur jawa. Artinya, teori pejalan kaki dari arah utara yang berbahasa madura yang menamai 'ambulu dari ambu gelu' sangat tidak masuk akal.
Keempat: Nama-nama desa atau tempat yang ada di Jember mayoritas menggunakan bahasa Jawa atau jawa kuno. Misalnya nama desa Silo. Yang mayoritas penduduknya berbahasa Madura, berasal dari bahasa jawa: Selo (ditulis Sela, tapi dibaca Selo). Huruf e dalam kata /selo/ dibaca seperti huruf e pada kata /ekor/ dan huruf o dibaca seperti pada kata /obat/. Selo. Artinya: Batu. Dalam bahasa Jawa. Bisa jadi karena di tempat tersebut ditemukan batu-batu bersejarah. Di Selo/Silo ada desa yang disebut 'ketjandi' atau 'kecandi'. Nah, dalam desa yang berbahasa Madura saja nama tempatnya berasal dari bahasa Jawa. Apalagi Ambulu yang mayoritas dikelilingi oleh penutur bahasa Jawa. Masak iya berasal dari bahasa Madura?
Dari empat alasan tersebut, sungguh sangat tidak masuk akal jika nama Ambulu berasal dari kata 'ambu gelu' yang berasal dari bahasa Madura.
Lalu, apa arti Ambulu? Jangat mungkin Ambulu atau 'Bulu' yang dalam pelafalan penutur Bahasa Jawa selalu mengandung nasal di awal jadi 'mbulu' sangat mungkin berasal dari nama-nama tumbuhan. Nama yang sering digunakan untuk sebaagai asal-usul nama di Jember. Mulai dari Klompangan yang berasal dari tanaman Kelompang, begitu juga dengan Mangaran yang berasal dari pohon Mangar.
Gunung Manggar, di dekat Ambul yang merupakan bagian dari kelapa, Manggar dalam bahasa Jawa artinya: Bunga Kelapa. Tidak jauh dari Ambulu juga ada desa Kemuning, tentu ini berasal dari Bunga Kemuning.
Jadi, sangat mungkin bahwa Ambulu berasal dari salah satu jenis tanaman. Nama Ambulu sangat dekat pelafalannya dengan Mbulu/Bulu. Yaitu nama lokal untuk salah satu jenis beringin.
Nama ini bisa jadi dari pohon beringin yang awalnya disebut Bulu yang kemudian dilafalkan oleh lidah jawa menjadi Mbulu karena penyesuaian penulisan bahasa Jawa dalam aksara lati ditulis Ambulu yang dianggap penulisan dari bahasa jawa 'hambulu'.
Bagaimana menurut kalian? Mana yang lebih masuk akal?

Posting Komentar untuk "Menyoal Asal-Usul Nama Ambulu yang Berasal dari Bahasa Madura"
Komentar bisa berupa saran, kritik, dan tanggapan. :)