Tips Cara Mengerjakan Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia
Tips Cara Mengerjakan Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia

Lalu bagaimana cara mengerjakan soal puisi seperti ini, perbanyaklah baca
puisi, buatlah contoh larik puisi dengan citraan. Jika peserta didik atau
peserta ujian sudah bisa membuat citraan puisi tentu dia akan lebih mudah dalam
mengidentifikasi mana larik dengan citraan pengelihatan ataupun citraan yang
lainnya.
Masih tentang soal puisi, jika ada soal puisi yang menanyakan amanat atau
temanya, maka peserta ujian harus sering berlatih membaca puisi. Sebelum
menentukan temanya harus terlebih dahulu memahami meresapi perasaan yang
ditimbulkan ketika membaca puisi tersebut. Dengan demikian pasti akan lebih
mudah menentukan tema dan amanat puisi tersebut.
Soal yang juga banyak muncul adalah soal tentang berita. Intinya adalah
unsur 5W + 1H atau bisa juga disingkat Adik Simba (Apa DI mana Kapan Siapa Mengapa
Bagaimana). Unsur-unsur berita ini juga terdapat pada materi artikel. Intinya
peserta didik harus bisa mengetahui apa beda antar unsur tersebut. Meskipun
acap kali perbedaan antara masing-masing unsur tersebut sangat tipis jika
ditelaah langsung dalam sebuah contoh berita atau artikel. Jika ada soal yang
dalam satu baris memungkinkan adanya dua unsur atau lebih, maka harus dicari
unsur yang paling kuat.
Misalnya ada kalimat berita: Ridwan Kamil mengatakan bahwa dia tidak
akan maju dalam pilgub Jakarta karena masih harus bertanggung jawab untuk
menyelesaikan amanah yang telah diberikan oleh warga bandung kepada dirinya.
Berita di atas mengandung unsur Siapa, Apa, dan Mengapa. Unsur berita siapa
adalah: Ridwan Kamil (Siapa yang tidak jadi maju dalam pilgub DKI). Unsur
berita apa adalah: Ridwan Kamil tidak akan maju dalam pilgub DKI (Berita
tentang apa?). Unsur Mengapa adalah alasan Ridwan Kamil tidak maju dalam pilgub
DKI Jakarta.
Ketika ada kalimat seperti contoh di atas pasti membingungkan para peserta
Ujian Nasional ketika ditanyakan unsur berita yang terkandung di dalamnya.
Pilihan jawabannya adalah Apa, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana. Jika ada soal
seperti ini maka harus dipilih yang paling dominan. Atau unsur yang tidak ada
di penjelasan kalimat berita lain. Dengan demikian kalimat berita tersebut
mewakili unsur berita tertentu saja. Dalam contoh kalimat berita di atas,
unsur yang paling dominan adalah unsur berita mengapa. Contoh kalimat
berita tersebut menjelaskan alasan Ridwan Kamil tidak mencalonkan diri dalam
pemilihan gubernur Jakarta.
Ada pula soal dengan materi paragraf (kalimat utama dan pokok utama). Untuk
bisa mengerjakan soal ini harus diketahui dulu apakah itu kalimat utama
dan pokok utama (pikiran utama). Kalimat
utama adalah kalimat yang bersifat lebih umum daripada kalimat-kalimat lain
yang menjadi penjelasannya. Kalimat penjelas cenderung memperkuat, dan merincikan
hal yang dibicarakan dalam kalimat utama. Sementara pokok utama atau pikiran
utama adalah inti dari kalimat utama. Jika sudah ditemukan kalimat utama, baru
bisa menentukan pokok pikirannya.
Dalam mengerjakan soal seperti ini, peserta ujian nasional biasanya
kebingungan karena dianggap semuanya sama. Jika tidak jeli bisa terjebak dalam
tipu daya soal.
Soal yang seharusnya menjadi soal yang paling mudah dalam bahasa Indonesia
adalah soal mengenai denah, grafik, dan tabel. Tips mengerjakan soal seperti
ini cukup baca instruksi yang terdapat dalam soal, kemudian langsung pilih
jawabannya. Baca bacaannya baru bandingkan dengan tabel dan grafik, atau
denahnya. Jika sesuai berarti itulah jawaban yang benar (bergantung soalnya
ditanyakan yang benar ataukah justru diperintah untuk mencari yang salah).
Untuk diketahui pula, soal materi kesastraan yang paling membingungkan.
Soal sastra ini meliputi novel dan cerpen, drama dan puisi. Karena materi
tentang sastra sangat elastis (masing-masing pakar dalam sastra bisa silang
pendapat tetapi keduanya dianggap sama benarnya. Yang menjadi soal, dalam soal
Ujian Nasional hanya ada satu jawaban yang benar. Nah benar menurut soal bisa
jadi tidak benar menurut peserta didik. Dan keduanya bisa sama-sama memiliki
alasan yang kuat.
Lalu bagaimana mengerjakan soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia?
Intinya pelajaran bahasa Indonesia adalah pelajaran untuk terampil
berbahasa dan bersastra Indonesia. Proses belajar sebuah bahasa berarti belajar
untuk hidup. Karena hidup tidak ada yang instan maka harus belajar terus
menerus, sedikit demi sedikit, tentang banyak hal. Perbanyaklah membaca. Agar
mengerti banyak perbendaharaan kata dalam bahasa Indonesia sehingga dapat
langsung memahami maksud soal dan pilihan jawaban yang paling tepat.
Posting Komentar untuk "Tips Cara Mengerjakan Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia"
Komentar bisa berupa saran, kritik, dan tanggapan. :)